PMKRI Rakernas di Toraja

Ketua PMKRI: dari Rakernas Ini Kita Rumuskan Strategi Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Salah satu kunci untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 adalah pentingnya membangun ekonomi kreatif.

Penulis: Agatoni Buttang | Editor: Apriani Landa
TribunToraja.com
Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Tri Natalia Urada, menyampaikan sambutan dalam pembukaan Rakernas XI di Gedung Tammuan Mali', Makale, Tana Toraja, Senin (23/1/2023). 

TRIBUNTORAJA.COM, Makale - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI di Toraja, 22-28 Januari 2023.

Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Tri Natalia Urada, menjelaskan bahwa Rakernas ini untuk merumuskan langkah-langkah konkrit mewujudkan Indonesia Emas 2024.

Hal ini sesuai dengan tema Rakernas XI "Peran Generasi Muda Menyongsong Indonesia Emas 2045".

"Melalui momen rakernas ini, PMKRI akan mengerahkan semua tenaga, waktu, dan pikiran untuk merumuskan langkah-langkah strategis dan langkah konkrit untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Tri Natalia.

"Salah satu kunci untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 adalah pentingnya membangun ekonomi kreatif," ucapnya.

Karena itulah, selama perhelatan Rakernas ini di Toraja, juga digelar pameran UMKM di halaman gedung Tammuan Mali, Makale, Tana Toraja.

Sejumlah UMKM terlibat menawarkan produk andalannya seperti Kopi Toraja, tenun Toraja, aksesoris khas Toraja, dan lainnya.

Tidak hanya warga lokal, tapi peserta PMKRI dari Timika dan Jayapura, Papua, pun ikut ambil bagian. Mereka menawarkan produk buatan penduduk lokal di sana yang merupakan binaan PMKRI.

"Ini sebagai salah satu gerakan luar biasa bagaimana kita harus mandiri secara ekonomi, tapi juga harus didukung pemerintah. Kita harapkan pemerintah mendukung anak-anak muda yang punya UMKM ini untuk diberikan fasilitas," kata mahasiswa Ilmu Komunikasi Pascasarjana Binus University tersebut.

Tri menjabarkan, wirausaha muda di Indonesia sangat terbatas, mungkin hanya sekitar 3 persen dari jumlah penduduk di Indonesia. Padahal, menurutnya, untuk menjadi negara maju dibutuhkan 12-14 persen wirausaha muda di Indonesia.

"Mungkin nanti Bapak Wamen Perdagangan (Jerry Sambuaga) bisa memberi arahan atau memfasilitasi kader-kader PMKRI yang tersebar 85 cabang tersebar di Indonesia yang memiliki wirausaha sendiri yang mungkin bisa difasilitasi," tambahnya.

Selain itu, kata Tri Urada, untuk mewujudkan Indonesia Emas didukung pula dengan hukum yang berpihak kepada kebenaran, keadilan dan HAM.

Kemudian, kualitas SDM juga harus ditingkatkan.

Menurut Tri Natalia, generasi muda memiliki kekuatan besar untuk melakukan perubahan dari sekarang. Penting sekali bagi generasi muda agar dibekali pendidikan dan pengetahuan yang baik.

"Seperti beasiswa, kader-kader PMKRI ini memiliki potensi yang besar namun akses itu yang masih agak kurang. Oleh karena itu, kami harapkan bersama pemerintah bersinergi, mendukung generasi-generasi muda, khusunya PMKRI, untuk menghasilkan SDM yang berkualitas," tuturnya.

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved