Kapolres Toraja Utara Hadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Se-Indonesia Tahun 2023 di Sentul

Kegiatan Rakornas yang digelar tersebut juga dihadiri oleh Kepala Daerah dan Forkopimda Kabupaten Toraja Utara.

Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Donny Yosua
IST
Forkopimda Kabupaten Toraja Utara yaitu Wakil Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong, S.T, Dandim 1414/Tator Letkol Inf. Monfi Ade Candra, S.I.P.,M.Han, Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso, S .I.K, serta Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja Erianto Laso’ Paundanan, S.H., M.H. saat menghadiri Acara Rakornas Kepala Daerah Dan Forkopimda se-Indonesia Tahun 2023 di Sentul International Convention Centre (SICC) Kabupaten Bogor, Selasa (17/01/2023). 

TRIBUNTORAJA.COM, BOGOR - Kapolres Toraja Utara, AKBP Eko Suroso SIK, menghadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia Tahun 2023 di Sentul International Convention Centre (SICC) Kabupaten Bogor, Selasa (17/1/2023).

Rakornas ini Kepala Daerah dan Forkopimda Kabupaten Toraja Utara. Nampak Wakil Bupati Toraja Utara, Frederick Viktor Palimbong; Dandim 1414/Tator, Letkol Inf Monfi Ade Candra SIP MHan; serta Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Erianto Laso’ Paundanan MH.

Rakornas kepala daerah dan Forkopimda se-Indonesia tahun 2023 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini mengusung tema “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi Dan Pengendalian Inflasi”.

Kegiatan ini dihadiri 4.545 orang terdiri dari TNI, Polri, kementerian, hingga Kepala daerah se- Indonesia.

Presiden Jokowi membuka langsung rakornas  dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045 dan membahas isu stunting yang menjadi prioritas utama.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi konsen dengan penanganan stunting di Indonesia, karena Indonesia mendapatkan bonus demografi.

Jika stunting tidak dikeloa secara baik, menurut Jokowi, maka ini menjadi menakutkan.

Presiden menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik pusat maupun daerah, sehingga pandemi Covid-19 di Tanah Air dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga.

“Alhamdulillah, pandemi berhasil kita kelola dan kita kendalikan dengan baik, dan stabilitas ekonomi juga bisa kita manage, kita pertahankan sehingga berada pada posisi yang sangat baik. Ini berkat kerja keras kita semuanya,” ujar Presiden.

Presiden mencontohkan, tingkat vaksinasi Covid-19 di Indonesia mencapai 448 juta dosis suntikan.

Presiden Jokowi mengakui, penyuntikan 448 juta dosis vaksin tersebut bukan pekerjaan yang mudah, namun hal tersebut dapat dilakukan berkat dukungan berbagai elemen bangsa.

“Menyuntik 448 juta suntikan bukan barang yang gampang, tapi karena TNI juga ikut, Polri juga ikut, seluruh gubernur, bupati, walikota, sampai ke tingkat RT/RW semuanya ikut," ucapnya.

"Itu yang menyebabkan kita bisa menyelesaikan Covid-19 dengan baik,” ungkap Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam laporannya menyampaikan pertumbuhan ekonomi secara nasional terus menunjukkan angka positif.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved