Mulai Marak Penculikan Anak, Orang Tua di Toraja Diminta Waspada

Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan berupaya untuk menjaga agar hal-hal seperti di atas tidak terjadi.

Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
TribunToraja/Freedy Samuel
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Toraja Utara, Yustinus 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Insiden penculikan dan pembunuhan anak di Makassar patut disikapi semua pihak, termasuk orang tua yang ada di Toraja.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Toraja Utara, Yustinus, mengatakan bahwa pihaknya sudah mulai bergerak untuk mengantisipasi agar hal tersebut tidak terjadi di Toraja Utara.

Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan berupaya untuk menjaga agar hal-hal seperti di atas tidak terjadi.

"Penculikan anak sekolah kian marak, bahkan hingga upaya kejahatan lainnya seperti pelecehan di lingkungan sekolah," ucap Yustinus saat ditemui TribunToraja.com di Kantor Dinas Pendidikan Utara, Panga', Pantanakan Lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Jumat (13/1/2023)

"Maka dari itu, kami berupaya semaksimal mungkin juga didukung bantuan orang tua siswa agar kiranya menjaga bersama," ucap ucapnya.

Ia menjelaskan pentingnya pola asuh yang baik dimulai dari keluarga.

"Selain peran guru dalam mendidik, peran orang tua juga penting, menjadi sahabat bagi anak itu penting," jelasnya.

Lanjutnya, untuk arahan langsung dari Pemkab belum ada, tapi Dinas Pendidikan tetap akan berupaya semaksimal mungkin.

"Walaupun belum ada surat edaran dari Pemkab Torut, tetap kami berupayakan di dinas pendidikan ini," tuturnya.

Perlu diketahui, Dinas Pendidikan mempunyai Program Sekolah Ramah Anak dari Dinas Pendidikan Nasional.

"Jadi, Dinas Pendidikan punya Program Sekolah Ramah Anak (PSRA), program ini bertujuan untuk mengoptimalisasi qualifikasi sekolah yang ramah terhadap anak, ada beberapa kategori," paparnya.

"Di Toraja Utara sendiri sudah 12 sekolah yang dijadikan Sekolah Ramah Anak," jelasnya.

Walaupun belum ada kasus penculikan terjadi di Toraja Utara, tapi Dinas Pendidikan tetap berupaya mencegah hal-hal itu terjadi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved