Cuaca Buruk di Sulsel

129 Rumah di Sidrap Terendam Banjir Akibat Air Danau Meluap

Kondisi ini diperparah dengan datangnya banjir kiriman dari beberapa sungai besar.

Editor: Apriani Landa
int
Warga Kelurahan Wette'e, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, menggunakan perahu karena wilayahnya terendam banjir, Jumat (6/1/2023) - via Tribun Timur 

TRIBUNTORAJA.COM, SIDRAP - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Sidrap dan Wajo menyebabkan debut air Danau Sidenreng dan Tempe naik.

Air danau di wilayah perbatasan Kabupaten Sidrap-Wajo kembali meluap dan menerjang rumah-rumah warga.

Kondisi ini diperparah dengan datangnya banjir kiriman dari beberapa sungai besar.

Dilaporkan, ratusan rumah dilaporkan terendam banjir di Kecamatan Tellu Limpoe dan Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Jumat (6/1/2023).

Dilansir dari Tribun-Timur.com, luapan air danau terparah terlihat di Kelurahan Wette'e, Kecamatan Panca Lautang.

Di wilayah ini, ratusan rumah terendam air hingga mencapai 2 meter.

"Untuk Kelurahan Wette'e, tercatat 129 rumah yang terendam banjir. Terdiri dari 153 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 482 jiwa," kata Lurah Wette'e, Hastina.

Dikatakan, untuk beraktivitas, warga menggunakan perahu dayung.

"Warga yang ingin beraktivitas keluar-masuk rumah saat ini memakai perahu dayung dulu," ucapnya.

Salah satu warga Kelurahan Wette'e, Hamsa (45), mengaku selain luapan danau Sidenreng, banjir yang masuk ke pemukiman warga juga berasal dari sungai.

"Ini baru dua hari terakhir paling parah naiknya. Tingginya mencapai 2 meter," kata Hamsa.

Hamsa kini hanya bisa pasrah. Sembari berdoa agar air bisa cepat surut.

"Saya sementara selamatkan beberapa perabot rumah tangga yang terendam banjir. Semoga saja airnya bisa cepat surut," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved