Natal dan Tahun Baru
Toleransi, Makna Natal Bagi Anak Pasar Rantelemo
Adi mengatakan, makna natal bagi Anpas menjadi bahan refleksi komunitasnya.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
TRIBUNTORAJA.COM - Anak Pasar Rantelemo (Anpas) menggelar Natal bersama warga sekitar pasar Rantelemo, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja , Sulawesi Selatan, Kamis (29/12/22) malam.
Ratusan anak muda menghadiri Natal bersama tersebut.
Kordinator Anpas, Adi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga sekitar Pasar Rantelemo yang hadir merayakan Natal bersama.
"Terima kasih untuk semua yang telah datang, warga Rantelemo, bahkan kawan-kawan pemuda Rantelemo," ucapnya.
Adi mengatakan, makna natal bagi Anpas menjadi bahan refleksi komunitasnya.
"Pesan khotbah natal yaitu saling mengasihi dan berperan positif bagi sekitar, hal ini menjadi bahan refleksi bagi kami Anpas agar bisa berperan aktif lagi dalam masyrakat," tuturnya.
Pemuda berpostur badan jangkung ini mengatakan, anggota Anpas tidak hanya dari anggota yang beragama Nasrani.
"Pelu diketahui kami bukan hanya dari beragama Nasrani, ada juga Islam, bahkan terdiri dari berbagai suku, ada Toraja, Luwu, Bugis, Makasssar dan sebagainya. Kemarin yang ikut dekor juga seluruh anggota Anpas yang berjumlah 40-an lebih orang," jelasnya.
Ia menjelaskan, perbedaan Anpas saat baru dibentuk hingga yang sekarang.
"Dulu kami hanya sekedar nongkrong, sekarang ada struktur organisasinya, supaya penataan anggota sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi)," imbuhnya.(*)
