PT Malea Salurkan CSR Sebesar Rp 8 Miliar
PT Malea memberikan bantuan berupa mobil dump truk sampah kepada Pemkab Tana Toraja dan Toraja Utara masing-masing tiga unit.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/29122022_malea.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - PT Malea Energy Hydropower, perusahaan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), telah menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 8 miliar.
PT Malea terletak di Dusun Puru', Lembang Rano Utara, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
PLTA milik Kalla Group itu menjadikan aliran air Sugai Saddang sebagai sumber energi.
Manajer PT Malea, Victor Datuan Batara, mengatakan dana CSR tersebut untuk membantu masyarakat dan pemerintah.
PT Malea memberikan bantuan berupa mobil dump truk sampah kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja (Pemkab) Tator dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara (Torut) masing-masing 3 unit.
Bantuan juga diberikan kepada lembaga organisasi Kemahasiswaan dan kemasyarakatan berupa barang inventaris laboratorium Teknik Sipil, Elektro, Mesin dan Informartika di Uki Toraja.
Victor Datuan Batara menjelaskan, program utama CSR yang sudah berjalan dari 2021 dan 2022 ini dipriorotaskan untuk pendidikan.
"Untuk fokus masalah pendidikan, kami membantu pengadaan mobiler (bangku, meja, dan lainnya) juga untuk bantuan kepada lembaga keagamaan seperti pada perbaikan pembangunan masjid dan gereja,” ucap Victor saat jumpa pers Resto Depot 99 Rantelemo, Tana Toraja, Kamis (29/12/2022).
Tahun depan, PT Malea Energy berjanji akan terus melakukan program yang sama yang dibutuhkan masyarakat sehingga dengan keberadaan PT Malea Energy dapat bermanfaat bagi banyak orang.
"Ini juga membantu Pemkab Tana Toraja yang belum tersentuh pembangunan, seperti pembuatan bak air bersih, pekerjaan jalan rabat beton, bantuan pekerjaan proteksi lereng, pekerjaan pembuatan abutmen jembatan dan lain sebagaianya," jelasnya.
Victor juga menyampaikan bahwa terkait penanaman pohon atau reboisasi, juga penghijauan sudah dilakukan dan akan dilakukan lebih banyak lagi," jelas kader Golkar tersebut.(*)