Selasa, 21 April 2026

Ketua IKaTNus: Waspada Penipuan Melalui Facebook

Modusnya, penipu berpura-pura mengirimkan barang dari luar negeri. Tapi barang tersebut dikatakan tertahan di bandara dan minta tebusan.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Ketua IKaTNus: Waspada Penipuan Melalui Facebook
ist
Ketua Umum IKaT Nusantara, Purnawirawan Jenderal Polisi Frederik Kalalembang (kiri) 

TRIBUNTORAJA.COM, Jakarta - Purnawirawan Jenderal Polisi Frederik Kalalembang yang akrab dipanggil JFK mengimbau kepada Sangtorayaan agar mewaspadai penipuan melalui media sosial Facebook.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IKaTNus) itu setelah mendengar pengalaman dari salah satu anggotanya.

Modusnya, penipu berpura-pura mengirimkan barang dari luar negeri. Tapi barang tersebut dikatakan tertahan di bandara dan minta tebusan.

"Sangat disayangkan, korbannya saudara kita menelpon ke saya setelah mentransfer uang sampai ratusan juta rupiah karena barang yang katanya dibawa oleh kerabat dari luar negeri tidak kunjung keluar dari Bandara atau ekspedisi. Katanya, infonya tertahan oleh oknum dalam Bandara," ucap JFK usai merayakan Natal, Minggu (25/12/2022).

"Saya berharap masyarakat Sangtorayan untuk selalu waspada diera digital saat ini. Jangan mudah terpancing serta selalu berfikir yang panjang, jangan cepat terbuai dengan iming-iming uang besar," tambahnya.

Biasanya penipu ini merupakan mencari mangsa di Facebook, menjalin pertemana, dan mulai melancarkan jurus gombal dan lainnya. Biasanya, penipu memasang foto profil lau-laki bule dengan pekerjaan yang menterang.

Setelah korbannya termakan rayuan, penipu ini berjanji akan mengiririm barang berupa emas atau berlian serta jutaan dollar.

"Ini kan konyol. Mana ada orang baru kenal dan tidak bekerja lantas mau mengirimkan uang sebanyak itu," kata Frederik.

"Saya berharap kita Sangtorayaan untuk lebih waspada lagi, jangan mudah tergoda. Karena dengan segala cara mereka gunakan, mungkin kita merasa berbicara dan chatting dengan rang dari luar negeri, padahal pelaku tersebut berada di samping kita, satu kota," tutur JFK.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat Toraja di mana pun berada agar selalu waspada. Jika menghadapi situasi yang mencurigakan seperti itu, bisa konsultasi. Sebaiknya sebelum menjadi korban.

"Jangan sungkan menghubungi saya. Karena tidak ada artinya apabila sudah transf baru menghubungi saya," katanya.

"HP saya standby 24 Jam, bisa WhatsApp (WA) saya bahkan telepon apabila emergency sehingga bisa dengan cepat kita lakukan pencegahan di lapangan," tutur JFK.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved