Mudik Natal

Warga Toraja dan Toraja Utara yang Ingin Mudik Natal, Diimbau Jangan Melintas di Enrekang Saat Malam

Sejumlah ruas jalan poros trans Sulawesi dilanda longsor hingga pohon tumbang akibat longsor

Penulis: redaksi | Editor: Muh. Irham
Tribun Timur/Erlan Saputra
Kepala BPBD Enrekang, Arsil Bagenda 

ENREKANG, TRIBUNTORAJA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, mengimbau pemudik yang melintas di wilayah Enrekang agar memperhatikan kondisi cuaca dan potensi bencana, Minggu (25/12/2022).

Hal ini lantaran beberapa hari terakhir cuaca ekstrem melanda wilayah Enrekang dan sekitarnya.

Akibatnya, sejumlah ruas jalan poros trans Sulawesi dilanda longsor hingga pohon tumbang.

"Ada beberapa titik longsor di wilayah Enrekang, seperti di Desa Karrang, wilayah Kulinjang Desa Tuara, dan Wilayah Anggeraja," ujar Kepala BPBD Enrekang, Arsil Bagenda.

Hal ini ditekankan Arsil Bagenda saat ditemui di titik lokasi longsor, Desa Karrang, Kecamatan Cendana.

Akibat peristiwa ini, arus lalulintas sempat tersendat sepanjang satu kilometer lantaran material tanah dan bebatuan menutup bahu jalan.

Meski begitu, arus lalulintas kembali normal setelah petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIII Makassar menerjunkan satu alat berat exkavator untuk melakukan evakuasi longsor.

"Bagi saudara kita atau masyarakat Tana Toraja dan Toraja Utara yang mudik Natal melalui wilayah Enrekang, perlu waspada. Kalau bisa jangan jalan malam hari karena curah hujan cukup tinggi dan banyak jalan berlubang," katanya.

Menurut potensi cuaca buruk ini masih berlangsung sampai bulan Januari 2023 mendatang.

"Sehingga, disarankan mudik pada siang hari karena itu masih bisa diantisipasi. Kemudian untuk masyarakat di wilayah jalan poros agar tetap juga waspada karena curah hujan masih tinggi," tandasnya.(*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved