Natal 2022

Pesan Natal Pastor Yans Sulo: Menjadi Terang Dimulai dari Rumah

tema Natal tahun ini penting karena mengajarkan bahwa saat susah jangan pasrah, tapi cari jalan keluar.

Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
TRIBUN TORAJA/Freedy
Suasana Misa Natal 25 Desember 2022 di Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Rantepao, Sulawesi Selatan, Minggu (25/12/22) pagi. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Jadilah cahaya dimulai dari rumah.

Demikian pesan Natal yang disampaikan Pastor Yans Sulo Panggana saat memimpin Misa Natal 25 Desember 2022 di Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Rantepao, Sulawesi Selatan, Minggu (25/12/22) pagi.

Pastor Yans Sulo Panggana mengatakan pentingnya manusia menjadi cahaya bagi sesama.

"Meneladani Kristus, menjadi cahaya di dalam gelap, dimulai dengan menjadi panutan di dalam rumah tangga. Peran sebagai ayah, ibu, anak semua sama, yaitu menjadi terang," ujarnya di hadapan ratusan jemaat yang memadati gereja sejak pukul 07.15 Wita.

Pastor Yans melanjutkan, tema Natal tahun ini penting karena mengajarkan bahwa saat susah jangan pasrah, tapi cari jalan keluar.

"Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain (Matius Pasal 2:12), menjadi tema umat Nasrani disaat ada masalah. Mari berdoa kepada Tuhan, pasti ia memberikan kita jalan jalan keluar," ujarnya.

"Kisah orang-orang bijak dari timur yang datang mencari sang Juru Selamat di Betlehem dengan tuntunan bintang kejora. Mereka membawa simbol-simbol kemegahan duniawi, yaitu emas, kemenyan dan mur. Namun perjumpaan personal dengan sang Juru Selamat, Yesus, di Betlehem menghadirkan perspektif baru akan suka cita yang sejati," lanjutnya.

Pastor berambut gondrong ini menjelaskan jadi terang bukan hanya di rumah saja.

"Jadi contoh terang itu di tempat kerja, di sekolah, di kampus dan dalam bermasyarakat juga jadi teladan baik," tutupnya.

Misa kedua di Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Rantepao dijadwalkan pukul 17.00 Wita sore ini.

Gereja Katolik Paroki Santa Theresia terletak di tengah Kota Rantepao, Jl Wolter Monginsidi, Kelurahan Penanian, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Tanggal 7 Desember 1946 gedung gereja tersebut resmi dipakai setelah diberkati oleh pastor.

Pembaptisan pertama dilaksanakan 31 Oktober 1947 atas nama Markus Minggu.

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved