Pemilu 2024

Segini Besaran Santunan Kecelakaan Kerja Badan Adhoc Pemilu 2024 d Toraja Utara

Badan Adhoc terdiri dari PPK, PPS, KPPS, Pantarlih, PPLN, Pantarlih LN, dan KPPSLN.

Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
Tribun Toraja/Freedy Samuel
SANTUNAN - Komisioner KPU Toraja Utara divisi perencanaan data dan informasi, Simeon Sarira. Badan adhoc yang bertugas di Pemilu 2024 akan mendapat santunan jika terjadi kecelakaan kerja. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Menyikapi banyaknya kasus kecelakaan kerja pada Pemilu 2019 lalu,
Pemerintah kini telah menetapkan santunan bagi Badan Adhoc yang mengalami kecelakaan kerja dalam menyelenggarakan Pemilu 2024.

Santunan ini berlaku untuk semua badan Adhoc dan nilai yang sama di seluruh Indonesia.

Badan adhoc terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

Kemudian Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Luar Negeri (Pantarlih LN), serta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN).

Besaran santunan yang ditetapkan pemerintah bagi badan Adhoc pada penyelenggaran Pemilu dan Pemilihan tahun 2024, yaitu:

1.) Meninggal = Rp 36.000.000 per orang

2.) Cacat permanen = Rp 30.800.000 per orang

3.) Luka berat = Rp 16.500.000 per orang

4.) Luka sedang = Rp 8.250.000 per orang

5.) Bantuan pemakaman = Rp 10.000.000 per orang

"Santunan kecelakaan ini telah dipikirkan KPU RI setelah mengevaluasi Pemilu 2019 di mana ada banyak korban dan membutuhkan perhatian," kata Komisioner KPU Toraja Utara Divisi Perencanaan Data & Informasi, Simeon Sarira, Senin (19/12/2022).

"Santunan ini maksudnya akan diberikan jika terjadi kecelakaan saat menjalankan tugas," tambah Simeon.

Sebelumnya pada Pemilu 2019, dilaporkan ada ratusan petugas meninggal dunia dan ribuan mengalami sakit.

Mayoritas yang mengalami hal itu adalah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Sehingga untuk penyelenggaraan Pemilu 2024, KPU membatasi usia dalam perekrutan anggota KPPS yakni minimal 17 tahun dan maksimal 55 tahun.

Usia itu terhitung pada hari pemungutan suara pada Pemilu 2024, 14 Februari 2024.

Persyaratan usia ini hanya berlaku bagi KPPS, sebab intensitas pekerjaan pada bagian itu lebih tinggi dan memerlukan waktu kerja di luar jam kerja biasa.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved