Napi Kabur

Dua Napi Asal Luwu Berhasil Kabur dari Lapas Klas II Maros, Begini Kronologinya

Dua narapidana asal Luwu yang sedang mendekam di Lapas Klas II Maros, berhasil kabur dengan cara memanjat tembok dindik penjara

Penulis: redaksi | Editor: Muh. Irham
ist
Ilustrasi napi kabur 

LUWU, TRIBUNTORAJA.COM - Dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana asal Luwu dikabarkan melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Maros.

Keduanya merupakan napi kasus perlindungan anak.

Diketahui, identitas napi tersebut yakni Astaldy alias Aco bin Nasrullah (18) warga Desa Lagori, Desa Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu terpidana kasus perlindungan anak.

Lalu Yunus bin Abu (17) terpidana kasus perlindungan anak warga Keluarahan Bonepute, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.

Kepala Pengamanan Lapas Maros (KPLP) Apdila mengatakan, Astaldy merupakan napi dengan lama pidana dua tahun 6 bulan.

Sedangkan Yunus telah divonis selama 2 tahun.

"Keduanya terpidana kasus perlindungan anak. Astaldy dengan lama pidana 2 tahun 6 bulan sedangkan Yunus 2 tahun," ujarnya saat dikonfirmasi lewat WhatsApp, Minggu (11/12/2022).

Apdila menambahkan, pihaknya telah melakukan pengejaran kepada napi yang berhasil kabur tersebut.

Dirinya menambahkan, tahanan tersebut diperkirakan kabur sekitar pukul 06.00 Wita.

"Penjaga mulai sadar saat pukul 07.00 Wita pada saat dilakukan apel penghuni oleh anggota jaga," tutupnya.

Kronologi

Apdila pun menerangkan kronolagis kaburnya narapidana di Lapas Maros.

Sekitar pukul 05.00 Wita, kata Apdila, Karupam melakukan kontrol keliling area brankgang dalam LPKA. 

Setelah itu, pukul jam 06.00 Wita dilakukan pembukaan head dan pintu kamar blok anak oleh WakaRupam. 

"Penjaga baru sadar saat pukul 07.00 Wita dilakukan apel penghuni oleh anggota jaga an Ikbal dan jumlah isi blok anak kurang tiga orang," ujarnya, Minggu (11/12/2022).

Dirinya menambahkan, sekitar pukul 07.20 Wita dilakukan serah terima apel penjagaan malam kepada petugas penjagaan pagi dan diketahui isi blok anak kurang 3 orang.

"Dari pantuan CCTV pada pukul 06.31 Wita terpantau 1 (satu) orang Andikpas (anak didik pemasayarakatan) memanjat tembok belakang Blok Anak disusul pada pukul 06.34 Wita 1 (satu) orang Andikpas selanjutnya pada pukul 06.35 Wita disusul 1 (satu) orang Andikpas," jelasnya. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved